Alamat Program Studi (061)-123456 support@example.com

Diskusi kerja sama dinas ketenagakerjaan kota medan

Bincang Santai bersama Kubo Ryutaro

Pemilihan Mahasiswa Berprestasi

Pelantikan Ketua & Sekretasi Prodi Periode 2021/2026

Pertemuan Koordinasi Kerja Sama Prodi Sastra Jepang FIB USU Dengan Naoshin Training Centre

previous arrow
next arrow
Shadow
Slider

Setelah didirikannya Program Studi Bahasa Jepang D-3 di Fakultas lmu Budaya Universitas Sumatera Utara tahun 1980 dan berkat dukungan teknis maupun nonteknis The Japan Foundation, sejak itu minat masyarakat untuk mempelajari bahasa Jepang semakin meningkat. Hal ini dapat dilihat pada Ujian Kemampuan Bahasa Jepang (Nihongo Noryokushiken) yang biasa diselenggarakan setiap tahun di Universitas Sumatera Utara atas kerjasama dengan The Japan Foundation menunjukkan adanya peningkatan para peserta yang ikut ujian tersebut. Melihat keadaan seperti demikian, dan perlu adanya tenaga yang berkualifikasi sarjana yang berkemampuan akademi dibidang sastra Jepang, maka di Fakultas Sastra USU perlu dibuka Jurusan Sastra Jepang (S1). Usaha untuk membuka program S-1 Sastra Jepang ini sudah dilakukan dari sejak 1989, namun pembukaan Program S-1 tersebut belum bisa terealisasikan dengan cepat. Namun demikian, pada tahun 2000 mencoba lagi mengajukan proposal kepada DIKTI dan juga meminta dukungan dari The Japan Foundation, akhirnya DIKTI Jakarta pada tanggal 25 Agustus 2000 menyetujui dan mengizinkan Jepang di Fakultas Sastra USU.

AOTAKE

Secara Etimologi terdiri dari 2 kata yaitu Aoi (青い) = biru dan take (竹) = bambu. Pemberian nama ini tak terlepas dari peran seorang nativespeaker yang bernama Yazawa Etsuko Sensei.Terbentuknya Aotake melalui perjuangan yang hebat yang dipelopori oleh seluruh mahasiswa Sastra Jepang yang rela bersusah payah menghadap pihak Dekanat untuk memberikan izin agar terbentuknya Aotake. Setelah melewati berbagai macam aral dan rintangan baik dari dalam maupun luar dan dibantu oleh PEMA Sastra pada masa itu maka tanggal 31 oktober 2000 yang juga berketepatan dengan hari ultahnya sang ketua yang pertama maka lahirlah Aotake.

 

Aotake atau Himpunan Mahasiswa Jurusan Sastra Jepang bertujuan untuk mempersiapkan dan mendidik anggota-anggotanya agar dapat berorganisasi dan menjadi kader profesional yang mampu menerapkan ilmunya ditengah-tengah masyarakat serta bertujuan untuk mempersatukanMahasiswa Jurusan Sastra Jepang dan juga mempererat hubungan dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan lain yang ada dalam naungan Universitas Sumatera Utara serta berusaha untuk mempersatukan dan memperkuat rasa persaudaraan dengan Mahasiswa Jurusan Sastra Jepang maupun Bahasa Jepang yang ada di Sumatera maupun di seluruh Indonesia.